Kamis, 26 April 2018

Belimbing Wuluh Dan Anti Jerawat


Belimbing wuluh,si pembasmi jerawat (anti acne)

Halo semuanya…bertemu kembali di Blog Nona.Pada artikel kali ini nona akan berbagi informasi mengenai manfaat belimbing wuluh sebagai obat jerawat,serta nona akan memberikan penjelasan mengenai apa itu jerawat dan bagaimana cara penanganannya.Disimak ya guys…

Belimbing wuluh merupakan salah satu tanaman yang mempunyai segudang manfaat,salah satunya yaitu bisa mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat.Belimbing wuluh dapat mengatasi jerawat dikarenakan isi kandungan belimbing wuluh adalah senyawa tanin, saponin, triterpenoid dan flavonoid yangmemiliki kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri dengan mekanisme yang berbeda-beda.

Hasil gambar untuk jerawat
Sumber : Sultrakini.com

JERAWAT,pasti kalian sudah gak asing lagi dengan kata yang satu ini atau kalian sudah pernah merasakan bagaimana rasanya muka berjerawat,pasti rasanya gak enak banget kan. Acne vulgaris atau jerawat adalah penyakit peradangan menahun unit pilosebasea dengan gambaran klinis biasanya polimorfik yang terdiri atas berbagai kelainan kulit berupa: komedo, papul, pustul, nodul, dan jaringan parut. Penderita biasanya mengeluh akibat erupsi kulit pada tempat-tempat predileksi, yakni muka, bahu, leher, dada, punggung bagian atas dan lengan bagian atas oleh karena kelenjar sebasea pada daerah yang aktif. Sebagian besar kasus jerawat terjadi pada seseorang yang berusia di bawah 28 tahun. Terutama bagi remaja, mereka sangat rentan terkena jerawat pada usia 14-19 tahun. Meskipun jerawat dapat menghilang dengan sendirinya seiring pertumbuhan usia, namun pada sebagian kasus, masih ada yang mengalami masalah jerawat di pertengahan usia 20-an. Wanita usia 20-an tahun lima kali lebih berisiko mengalami hal tersebut dibandingkan pria usia 20-an tahun.

Faktor – factor penyebab jerawat :
1.      Sel sel kulit mati, Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.
2.      Bakteri P acne yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya.
3.      Kosmetik, Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.
4.      Obat – obatan,konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

Proses terjadinya jerawat
            Mekanisme pembentukan acne vulgaris dimulai dari stimulasi produksi kelenjar sebaseus yang menyebabkan hiperseborrea biasanya dimulai pada pubertas. Selanjutnya terjadi pembentukkan komedo yang berhubungan dengan anomali proliferasi keratinosit, adhesi dan diferensiasi pada infrainfudibulum folikel pilosebaseus sehingga terjadi pembentukkan lesi inflamasi dimana yang berperan adalah bakteri anaerob yaitu P.acne.

Jenis – jenis jerawat
1.      Komedo, sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
2.      Jerawat biasa, Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid). Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslapkuas make up, jari tangan,dll.
3.      Jerawat batu (Cystic acne), adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. 

Jerawat bisa dihilangkan dengan minum obat atau menggunakan produk khusus.Namun,alangkah baiknya memanfaatkan bahan yang ada di alam seperti menggunakan masker belimbing wuluh yang dapat dibuat dengan mudah dan aman tanpa bahan kimia.
Sampai disini dulu ya guys perjumpaan kita,tungguin artikel nona selanjutnya yang pastinya gak kalah menarik dari artikel ini…

Referensi
Kabau, S . 2012 . Hubungan Antara Pemakaian Jenis Kosmetik Dengan Kejadian Akne Vulgaris .     Semarang : Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro                      
Tahir M. Pathogenesis of Acne Vulgaris : simplified. Journal of Pakistan Association of Dermatologists. 2010; 20(1): 93-97