Belimbing wuluh,si
pembasmi jerawat (anti acne)
Halo
semuanya…bertemu kembali di Blog Nona.Pada artikel kali ini nona akan berbagi
informasi mengenai manfaat belimbing wuluh sebagai obat jerawat,serta nona akan
memberikan penjelasan mengenai apa itu jerawat dan bagaimana cara
penanganannya.Disimak ya guys…
Belimbing
wuluh merupakan salah satu tanaman yang mempunyai segudang manfaat,salah
satunya yaitu bisa mengatasi masalah kulit wajah seperti jerawat.Belimbing
wuluh dapat mengatasi jerawat dikarenakan isi kandungan belimbing wuluh adalah
senyawa tanin, saponin, triterpenoid dan flavonoid yangmemiliki kemampuan
menghambat pertumbuhan bakteri dengan mekanisme yang berbeda-beda.
| Sumber : Sultrakini.com |
JERAWAT,pasti
kalian sudah gak asing lagi dengan kata yang satu ini atau kalian sudah pernah
merasakan bagaimana rasanya muka berjerawat,pasti rasanya gak enak banget kan.
Acne vulgaris atau jerawat adalah penyakit peradangan menahun unit pilosebasea dengan
gambaran klinis biasanya polimorfik yang terdiri atas berbagai kelainan kulit berupa:
komedo, papul, pustul, nodul, dan jaringan parut. Penderita biasanya mengeluh
akibat erupsi kulit pada tempat-tempat predileksi, yakni muka, bahu, leher,
dada, punggung bagian atas dan lengan bagian atas oleh karena kelenjar sebasea
pada daerah yang aktif. Sebagian besar kasus
jerawat terjadi pada seseorang yang berusia di bawah 28 tahun. Terutama bagi
remaja, mereka sangat rentan terkena jerawat pada usia 14-19 tahun. Meskipun
jerawat dapat menghilang dengan sendirinya seiring pertumbuhan usia, namun pada
sebagian kasus, masih ada yang mengalami masalah jerawat di pertengahan usia
20-an. Wanita usia 20-an tahun lima kali lebih berisiko mengalami hal tersebut
dibandingkan pria usia 20-an tahun.
Faktor – factor penyebab jerawat :
1.
Sel sel kulit mati, Umumnya,
jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat
timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel
kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu,
campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.
2.
Bakteri P acne yang
cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang
tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus
membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah
sekitarnya.
3.
Kosmetik, Penyumbatan
pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang
mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation.
Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.
4.
Obat –
obatan,konsumsi obat kortikosteroid, baik
oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan
tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena
aktivitas bakteri patogen yang
meningkat.
Proses
terjadinya jerawat
Mekanisme pembentukan
acne vulgaris dimulai dari stimulasi produksi kelenjar sebaseus yang
menyebabkan hiperseborrea biasanya dimulai pada pubertas. Selanjutnya terjadi
pembentukkan komedo yang berhubungan dengan anomali proliferasi keratinosit,
adhesi dan diferensiasi pada infrainfudibulum folikel pilosebaseus sehingga
terjadi pembentukkan lesi inflamasi dimana yang berperan adalah bakteri anaerob
yaitu P.acne.
Jenis – jenis jerawat
1. Komedo, sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa
terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat
seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki
kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti
tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit
mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
2. Jerawat biasa, Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil
berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri
ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di
daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang
tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena
mampu memproduksi asam propionik (propionic acid). Bakteri ini merupakan jenis
anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri
aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang
menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan,dll.
3. Jerawat batu (Cystic acne), adalah jerawat yang besar-besar,
dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne
biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini.
Jerawat bisa dihilangkan dengan minum obat atau menggunakan
produk khusus.Namun,alangkah baiknya memanfaatkan bahan yang ada di alam
seperti menggunakan masker belimbing wuluh yang dapat dibuat dengan mudah dan
aman tanpa bahan kimia.
Sampai disini dulu ya guys perjumpaan kita,tungguin artikel
nona selanjutnya yang pastinya gak kalah menarik dari artikel ini…
Referensi
Kabau, S . 2012 . Hubungan Antara Pemakaian Jenis Kosmetik
Dengan Kejadian Akne Vulgaris . Semarang : Fakultas Kedokteran
Universitas Diponegoro
Tahir M. Pathogenesis of Acne Vulgaris :
simplified. Journal of Pakistan Association of Dermatologists. 2010; 20(1):
93-97
SANGAT BERMANFAAT TERIMA KASIH CHINGGU
BalasHapusMakasih infonya
BalasHapusnaisee kaka, makasih infonyaa
BalasHapus